Penulis Okky Olivia | Editor Ratih Widiastuty

Ketika mengunjungi suatu tempat atau daerah, makanan khas merupakan hal utama yang dicari oleh para pengunjung. Melalui makanan khas daerah, pengunjung bisa mengenyangkan perut yang kelaparan sekaligus mengetahui bagaimana cita rasa dan ciri khas yang ada pada makanan tersebut. Meski demikian, zaman yang semakin berkembang membuat masyarakat tidak harus datang ke suatu daerah hanya untuk mendapatkan makanan khasnya, sebab banyak kota-kota besar yang sudah menyediakan berbagai makanan khas dari daerah maupun negara lain. Misalnya saja makanan khas yang berasal dari Korea Selatan, yang kini sudah sangat menjamur baik di minimarket maupun di rumah makan seperti bulgogi, kimbap, ttokpoki, dan masih banyak lagi. Selain itu, masih ada beberapa makanan dari negara lain yang terkenal di Indonesia, salah satunya adalah kebab, makanan yang mirip dengan roti yang diisi berbagai sayuran dan daging. Dari mana asal makanan kebab dan faktor apa yang membuat makanan ini bisa menjadi makanan hits di kalangan masyarakat? Simak penjelasannya berikut ini.

Negara Asal Kebab

Kebab kini menjadi salah satu makanan yang populer di Indonesia dan bisa kamu temui di restoran mewah maupun di gerobak pinggir jalan. Pada dasarnya, kebab adalah makanan khas yang berasal dari wilayah Timur Tengah, tepatnya di negara Turki. Makanan yang satu ini pada awalnya memiliki berbagai macam sebutan mulai dari kebab, kebob, kabab, kabob, kebhav, dan kephav, sampai akhirnya dikenal secara luas dengan nama kebab. Secara umum, kebab mengacu pada hidangan daging bakar atau panggang yang ditusuk memakai tusukan ataupun batang besi. Di negara asalnya, kebab memiliki banyak pilihan isian seperti daging ayam, sapi, domba, bahkan ikan, yang tentunya memiliki cita rasa yang jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan kebab yang kamu temui di negara-negara lain.

Sejarah dan Asal-Usul Kebab

Pada abad ke-8, kebab diperkirakan menyebar dari Persia ke seluruh wilayah Timur Tengah dan sampai juga ke India pada abad ke-15, pada awalnya kebab disajikan dalam bentuk bola daging ayam atau daging domba cincang. Saat masuk ke abad-16, para tentara Turki mulai mempopulerkan makanan ini ke seluruh dunia, jadi pada dasarnya, kebab ini tidak benar-benar lahir di Turki, melainkan di Persia, tapi tentara Turki yang lebih banyak mempopulerkannya. Nama kebab ini pun konon berasal dari diksi Persia ‘Kabab’, yang memiliki arti ‘makanan yang ditusuk dan dipanggang’. Dalam beberapa literatur sejarah, banyak tentara Turki yang menggunakan pedang mereka untuk mengiris daging panggang, hal inilah yang kemudian membuat kebab dikenal sebagai makanan khas Timur Tengah, khususnya Turki.

SC : https://buku.kompas.com/read/2114/kebab-berasal-dari-mana-yuk-simak-sejarah-dan-fakta-menarik-tentang-makanan-hits-yang-satu-ini